December 2016

Thursday, December 15, 2016

Singapura, Simbol Keberhasilan Pembangunan berbasis Pengetahuan dan Teknologi

Singapura (the Republic of Singapore) merupakan salah satu simbol keberhasilan pembangunan negara yang multi-kultural dengan mendasarkan diri pada kebanggaan pada identitas nasional, kemampuan berpikir logis dan rasional, serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tulisan ini akan membahas tentang perkembangan negara Singapura, terutama di sektor perekonomian.

Singapura, Simbol Keberhasilan Pembangunan berbasis Pengetahuan dan Teknologi
Terletak di Benua Asia, tepatnya di wilayah Asia bagian tenggara, negara Singapura hanya memiliki wilayah sekitar 685 km2, dan dihuni oleh tak kurang dari 5.5 juta populasi pada 2015. Selain luas area yang relatif kecil, Singapura bisa dikatakan tidak memiliki kekayaan alam apapun.

Meski demikian, Singapura memiliki catatan mengesankan disektor perekonomian. Tercatat pencapaian Gross Domestic Product (GDP) Singapura pada 2015 sebesar US$ 471.9 miliar (purchasing power parity-based) dengan pendapatan perkapita sebesar US$ 85.3 ribu, meningkat dari tahun sebelumnya yang mencatatkan angka US$ 462.6 miliar dan GDP per kapita sebesar US$ 84.6 ribu (www.indexmundi.com, Singapore Economy Profile 2016).

Thursday, December 8, 2016

Mengenal Konsep Inflasi dalam Perekonomian

Inflasi (inflation) menjadi salah satu pokok bahasan utama dalam kajian ekonomi. Angka yang ditunjukkan sebagai besaran inflasi sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi (economic growth) suatu negara. Dalam tulisan ini kita akan belajar tentang dasar-dasar inflasi, faktor-faktor yang menyebabkan munculnya inflasi, serta pengambilan kebijakan ekonomi untuk mengendalikan inflasi.

Inflasi dalam Perekonomian
Inflasi sering digunakan sebagai alasan dan/atau pembenaran bagi pengambil kebijakan publik atas tidak tercapainya target pertumbuhan ekonomi. Inflasi juga sering dimanfaatkan sebagai alat kampanye bagi calon pemimpin (presiden atau perdana menteri) untuk merebut suara para pemilih, dengan janji-janji untuk mengendalikannya. Bahkan konon di 1974, presiden Amerika Serikat saat itu, Gerald R. Ford, pernah menyatakan bahwa inflasi merupakan musuh nomor satu (public enemy no. 1) di Amerika Serikat.

Saturday, December 3, 2016

Indonesia Membangun: mewujudkan kemandirian ekonomi, menuju poros maritim dunia

Dalam tulisan sebelumnya, ‘Indonesia, Paduan antara Kekayaan Alam dan Budaya dengan Aneka Problematika’, kita telah mempelajari posisi strategis Indonesia, baik dari sisi geografis maupun pada keikutsertaan'nya dalam membangun kerjasama antar negara. Selain itu disebutkan pula kondisi sosial-ekonomi Indonesia sejak kemerdekaan 1945 hingga terjadinya krisis ekonomi 1997-1998, yang menjadi tonggak lahirnya Orde Reformasi. Selanjutnya, dalam artikel ini kita akan memahami perkembangan terkini pembangunan di Indonesia dan cita-cita yang hendak diwujudkan dalam program pembangunan yang telah disusun.

Indonesia Membangun: mewujudkan kemandiraan ekonomi, menuju poros maritim dunia
Pembangunan Infrastruktur.
Pada 2015 lalu, pemerintah Indonesia melakukan kebijakan ekonomi yang berdampak langsung pada kondisi makro maupun mikroekonomi domestik, yakni pemangkasan subsidi bahan bakar minyak (BBM) hingga mencapai Rp 230 triliun (bisniskeuangan.kompas.com, Jokowi Telah Memangkas Subsidi BBM Sebesar Rp 230 Triliun, 18 Februari 2015).

Hal tersebut dilakukan dengan beberapa alasan, diantaranya realita bahwa masyarakat yang menikmati subsidi BBM justru mereka yang berada di strata menengah keatas. Maka atas dasar keadilan bagi masyarakat secara keseluruhan, subsidi BBM akan dialihkan untuk sektor produktif seperti pertanian, kelautan dan perikanan, dan ekonomi kreatif, serta peningkatan fasilitas kesehatan dan pendidikan.

Thursday, December 1, 2016

Indonesia, Paduan antara Kekayaan Alam dan Budaya dengan Aneka Problematika

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia (the Republic of Indonesia) memiliki kekayaan alam yang luar biasa besar dan beraneka ragam. Dengan gugusan pulau-pulau yang terbentang dari ujung barat hingga ujung timur yang berjumlah lebih dari 13 ribu pulau, Indonesia menyajikan keindahan yang sulit ditemui dibelahan bumi lainnya. Tulisan ini merupakan bagian pertama dari pokok bahasan tentang kondisi sosial-ekonomi Indonesia dan berbagai permasalahan yang ada didalamnya.

Indonesia, Ragam Kekayaan Alam dan Budaya Berpadu dengan Ragam Problematika
Terletak di Benua Asia, tepatnya di Asia Tenggara, Indonesia merupakan negara kesatuan yang berbentuk republik dan dipimpin oleh seorang presiden sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan.

Indonesia juga merupakan salah satu negara yang dilintasi oleh garis khatulistiwa (equator), membuatnya memiliki iklim tropis, dengan musim panas dan musim penghujan yang datang secara bergantian.