Jumat, 08 Februari 2019

Pergeseran Kurva IS akibat Perubahan Kebijakan Fiskal

Sejauh ini kita telah mempelajari terbentuknya kurva IS yang merepresentasikan besarnya income (Y) untuk berbagai tingkat suku bunga (r), yang membentuk ekuilibrium di pasar barang (goods market).

Pergeseran Kurva IS akibat Perubahan Kebijakan Fiskal
Kita juga telah memahami terbentuknya ekuilibrium income pada kurva Keynesian Cross, serta pergeseran ekuilibrium income yang dipengaruhi oleh perubahan pada instrumen government spending (G) dan pajak (T).

Untuk materi kali ini, kita akan melihat bagaimana perubahan kebijakan fiskal berpengaruh pada pergeseran kurva IS.

1. PENINGKATAN GOVERNMENT SPENDING.



Untuk memudahkan pemahaman, kita asumsikan tingkat suku bunga (r) tidak mengalami perubahan.

Misalnya pada tingkat suku bunga sebesar r, terjadi peningkatan belanja pemerintah sebesar ∆G. Hal ini akan menggeser kurva PE pada kurva Keynesian Cross ke atas, seperti terlihat pada Gambar 1.
Kurva Keynesian Cross - peningkatan Government Spending (G) - www.ajarekonomi.com
keterangan:
  • peningkatan government spending sebesar ∆G akan menggeser kurva PE keatas (dari PE ke PE').
  • akibatnya, ekuilibrium income bergeser kekanan (dari Y ke Y') sebesar ∆G/(1 – MPC) (Ingat lagi materi Keynesian Multiplier).

Pergeseran ekuilibrium income tersebut pada gilirannya akan menggeser ekuilibrium di pasar barang, seperti tercermin pada Gambar 2. berikut.
Pergeseran Kurva IS - setelah peningkatan Government Spending (G) - www.ajarekonomi.com
keterangan:
  • pada tingkat suku bunga tertentu (r), pergeseran ekuilibrium income (dari Y ke Y'), akan menggeser kurva IS kekanan secara sejajar (dari IS ke IS').

Prinsip diatas (pergeseran kurva IS kekanan), juga berlaku ketika pemerintah mengambil kebijakan menurunkan tarif pajak (T) (Ingat, penurunan tarif pajak akan meningkatkan porsi konsumsi sebesar MPC x ∆T, sehingga menggeser kurva PE keatas).

2. PENURUNAN GOVERNMENT SPENDING.

Bagaimana jika pemerintah mengambil kebijakan mengurangi besaran belanja pemerintah?

Kita bisa melihatnya melalui Gambar 3. dibawah ini.
Kurva Keynesian Cross - penurunan Government Spending (G) - www.ajarekonomi.com
keterangan:
  • penurunan government spending sebesar ∆G akan menggeser kurva PE kebawah (dari PE ke PE'').
  • dampaknya, terjadi pergeseran ekuilibrium income (dari Y ke Y'') sebesar ∆G/(1 – MPC).

Pergeseran ekuilibrium income akan menggeser kurva IS, seperti terlihat pada Gambar 4.
Pergeseran Kurva IS - setelah penurunan Government Spending (G) - www.ajarekonomi.com
keterangan:
  • pada tingkat suku bunga sebesar r, pergeseran ekuilibrium income dari Y ke Y'' akan menggeser kurva IS kekiri secara sejajar (dari IS ke IS'').

Prinsip diatas juga berlaku jika pemerintah mengambil kebijakan menaikkan tarif pajak (kenaikan tarif pajak akan menurunkan besaran konsumsi sebesar MPC x ∆T.

Demikian penjelasan terkait pergeseran kurva IS akibat perubahan kebijakan fiskal. *



Referensi:
  1. Blanchard, Olivier, and David R. Johnson. (2013). Macroeconomics, 6th Edition. Pearson Education, Inc.
  2. Dornbusch, Rudiger, Stanley Fischer, and Richard Startz. (2011). Macroeconomics, 11th Edition, McGraw-Hill.
  3. Mankiw, N. Gregory. (2010). Macroeconomics, 7th Edition, Worth Publishing.
Materi sebelumnya:
Memahami Terbentuknya Kurva IS
Pergeseran Ekuilibrium Kurva Keynesian Cross akibat Perubahan Kebijakan Fiskal

Materi selanjutnya:
Memahami Teori Preferensi Likuiditas (Liquidity Preference Theory)
Terbentuknya Kurva LM dan Pergeseran pada Kurva LM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar