Selasa, 08 Januari 2019

Proyeksi Perekonomian Global di 2019

2019 baru saja dimulai, perekonomian global diprediksi mengalami dinamika menarik, terutama terkait ekonomi domestik di beberapa negara maju dan berkembang, perdagangan internasional yang masih diwarnai perang tarif, serta perkembangan teknologi yang menggeser perilaku produksi dan konsumsi.

Proyeksi Perekonomian Global 2019
Pada artikel ini kita akan melihat proyeksi perekonomian global di 2019 beserta dinamika yang berkembang didalamnya.

Dalam studinya, IMF memprediksikan pertumbuhan ekonomi global pada 2019 dikisaran 3.7%, terutama didukung oleh stabilnya ekonomi domestik Amerika Serikat, Jepang, Uni Eropa dan beberapa negara berkembang.

Jumat, 28 Desember 2018

Pergeseran Ekuilibrium Kurva Keynesian Cross akibat Perubahan Kebijakan Fiskal

Pada materi sebelumnya, kita telah mempelajari konsep Keynesian Cross beserta bentuk persamaan dan kurva’nya.

Pergeseran Ekuilibrium pada Kurva Keynesian Cross akibat Perubahan Kebijakan Fiskal
Sekarang kita akan melihat pergeseran ekuilibrium pada kurva Keynesian Cross sebagai dampak dari perubahan kebijakan fiskal, dalam hal ini belanja pemerintah (government spending) dan kebijakan pajak (taxes).

Jumat, 21 Desember 2018

Konsep Keynesian Cross dan Tercapainya Ekuilibrium

Sampai sejauh ini, kita telah memahami Teori Konsumsi Keynes dan Kurva Fungsi Konsumsi. Untuk materi kali ini, kita akan mempelajari konsep Keynesian Cross sebagai pondasi untuk memahami model IS.

1. PENGERTIAN KEYNESIAN CROSS.

Pada prinsipnya, kurva IS menjelaskan hubungan antara suku bunga (interest rate) dengan tingkat pendapatan (level of income) yang ada di pasar barang.

Untuk memahami konstruksi kurva IS, kita perlu terlebih dahulu mengerti konsep Keynesian Cross.

Jumat, 14 Desember 2018

Mengenal Pendekatan Investment (I) dan Saving (S) dalam Konsep Pasar Barang (Goods Market)

Pada materi terdahulu, kita telah mempelajari output ekonomi agregat melalui pendekatan total permintaan (agregate demand), maupun income allocation, dimana Z ≡ Y ≡ C + I + G + NX.

Pendekatan Investment (I) dan Saving (S) untuk Memahami Pasar Barang (Goods Market)
Mulai materi ini hingga beberapa ulasan mendatang, kita akan memahami konteks tersebut secara lebih mendalam, terutama dalam kaitannya dengan pasar barang (goods market) dan pasar uang (money market).

Sebagai permulaan, kita akan mengenal pendekatan investment (I) dan saving (S) dalam konsep pasar barang.

Jumat, 30 November 2018

Teori Konsumsi Keynes, Marginal Propensity to Consume (MPC), Marginal Propensity to Save (MPS), dan Kurva Fungsi Konsumsi

Sejauh ini kita telah mempelajari komposisi GDP pada beberapa model perekonomian. Untuk materi berikut, kita akan memahami teori konsumsi Keynes (Keynes’ consumption theory), Marginal Propensity to Consume (MPC), dan Marginal Propensity to Save (MPS).

Teori Konsumsi Keynes, Marginal Propensity to Consume (MPC), Marginal Propensity to Save (MPS), dan Kurva Fungsi Konsumsi
1. TEORI KONSUMSI KEYNES.

Untuk menjelaskan teori konsumsi Keynes, pertama-tama kita harus selalu mengingat persamaan agregate output (Z) atau national income (Y), dimana Z ≡ Y, dan Y ≡ C + I + G +NX; harus dicatat juga bila persamaan tersebut tidak memasukkan faktor depresiasi dan transfer payment.

Selasa, 27 November 2018

Mengenal Konsep Deflasi (Deflation) dan Dampaknya bagi Perekonomian

Di materi terdahulu, kita telah mempelajari pengertian inflasi, faktor pemicu, serta kebijakan ekonomi untuk mengatasinya. Pada artikel ini kita akan mempelajari situasi yang berkebalikan dengan inflasi, yakni negative inflation atau deflasi (deflation) dan dampaknya bagi perekonomian.

Mengenal Konsep Deflasi (Deflation) dan Dampaknya bagi Perekonomian
1. PENGERTIAN DEFLASI.

Pada prinsipnya, deflasi merupakan penurunan harga output secara umum. Situasi ini sebenarnya merupakan hal yang lumrah dalam perekonomian.

Perlu dicatat bahwa ketika penurunan harga hanya berlangsung sesaat, maka hal tersebut tidak bisa dikatakan sebagai deflasi.

Jumat, 23 November 2018

Indeks Harga Konsumen, Indeks Harga Produsen, dan Penentuan Tingkat Inflasi

Pada materi sebelumnya kita telah membahas komponen GDP di berbagai model ekonomi, serta penghitungan GDP deflator. Materi kali ini masih berkaitan dengan instrumen yang digunakan untuk mengukur kinerja perekonomian, yakni Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index) dan Indeks Harga Produsen (Producer Price Index), serta penentuan tingkat inflasi.

Indeks Harga Konsumen, Indeks Harga Produsen, dan Penentuan Tingkat Inflasi
1. PENGERTIAN INDEKS HARGA KONSUMEN (IHK).

Pada prinsipnya, Indeks Harga Konsumen (IHK) merupakan instrumen yang digunakan untuk mengukur biaya konsumsi sektor rumahtangga (household sector) atas sejumlah barang/jasa dalam suatu periode waktu tertentu.

Jumat, 02 November 2018

Komposisi GDP pada Sistem Perekonomian Sederhana, Perekonomian Tertutup, dan Perekonomian Terbuka

Pada materi sebelumnya kita telah memahami pengertian dasar GDP sebagai indikator utama kinerja ekonomi, beserta beberapa instrumen lain yang sering digunakan dalam kajian ekonomi makro.

Komposisi GDP pada Sistem Perekonomian Sederhana, Perekonomian Tertutup, dan Perekonomian Terbuka
Sekarang kita akan mempelajari komposisi GDP pada sistem perekonomian sederhana, sistem perekonomian tertutup (closed economy), dan sistem perekonomian terbuka (open economy).

Sebagai catatan, kita akan menggunakan istilah agregate demand (Z) dan total income (Y) sebagai kosakata yang saling menggantikan dengan istilah GDP.

Jumat, 26 Oktober 2018

Memahami Konsep GDP, GDP Nominal-GDP Riil, dan GDP Deflator

Pada materi sebelumnya kita telah mempelajari tiga pendekatan yang digunakan dalam kajian ilmu ekonomi makro; untuk materi ini, kita akan membahas konsep GDP (Gross Domestic Product), cara menghitung GDP, perbedaan GDP nominal (nominal GDP) dan GDP riil (real GDP), serta GDP deflator.

Pengertian GDP, GDP Nominal-GDP Riil, dan GDP Deflator
Sampai kini, GDP masih diyakini sebagai alat ukur terbaik yang mampu menggambarkan kinerja perekonomian suatu negara.

Oleh karena itu, hampir semua negara menggunakan instrumen ini sebagai tolak-ukur keberhasilan pencapaian ekonomi.

Jumat, 19 Oktober 2018

Tiga Model Pendekatan dalam Kajian Ilmu Ekonomi Makro

Pada materi terdahulu, kita telah mempelajari hakikat ilmu ekonomi serta perbedaan antara ilmu ekonomi mikro dan ilmu ekonomi makro. Kita juga sudah mengulas kajian-kajian yang terdapat dalam ilmu ekonomi mikro. Mulai materi ini dan selanjutnya, kita akan membahas pokok-pokok pikiran yang ada dalam ilmu ekonomi makro.

Pemahaman Dasar Ilmu Ekonomi Makro
Sebagai permulaan, kita akan memahami konsep dasar ilmu ekonomi makro serta pendekatan atau teori yang digunakan dalam kajiannya.

Untuk diingat kembali bahwa ilmu ekonomi makro merupakan ilmu yang mempelajari perilaku dan pengambilan keputusan pelaku ekonomi secara agregat atau keseluruhan, terkait output, pendapatan, harga, tingkat pengangguran, serta faktor lain yang bersifat agregat.

Selasa, 16 Oktober 2018

Perkembangan Perekonomian Amerika Serikat, negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di dunia

Tak bisa dipungkiri, Amerika Serikat (United States of America) menjadi kiblat utama ekonomi dunia saat ini. Mengapa demikian? Karena perekonomian Amerika Serikat merupakan yang terbesar di dunia, ditinjau dari berbagai perspektif, mulai dari produktivitas, pengembangan riset dan teknologi, hingga inovasi.

Perekonomian Amerika Serikat: negara dengan perekonomian terbesar di dunia
Pada artikel ini kita akan melihat sejarah perkembangan perekonomian Amerika Serikat semenjak kemerdekaan hingga situasi terkini.

Jumat, 05 Oktober 2018

Kurva Permintaan-Penawaran serta Ekuilibrium di Pasar Faktor Sumberdaya Fisik (Land) dan Modal (Capital)

Kita telah membahas pasar permintaan dan penawaran tenaga kerja pada materi sebelumnya. Dalam ulasan kali ini, kita akan mempelajari dua pasar faktor produksi yang lain, yakni sumberdaya fisik (land) dan modal (capital).

Kurva Permintaan-Penawaran serta Ekuilibrium di Pasar Faktor Sumberdaya Fisik (Land) dan Modal (Capital)
1. PENGERTIAN FAKTOR PRODUKSI SUMBERDAYA FISIK DAN FAKTOR MODAL.

Pada hakikatnya, faktor produksi sumberdaya fisik merujuk pada lahan atau bidang dimana sebuah perusahaan melakukan produksi (catatan: terdapat literatur yang menggunakan istilah 'faktor sumberdaya alam' untuk menamai faktor ini).

Jumat, 28 September 2018

Ekuilibrium di Pasar Tenaga Kerja dan Pasar Input Monopsonistik

Pada materi terdahulu, kita telah belajar tentang permintaan dan penawaran di pasar tenaga kerja. Untuk pembahasan berikut ini, kita akan memahami terbentuknya ekuilibrium di pasar tenaga kerja, pergeseran keseimbangan akibat perubahan permintaan-penawaran tenaga kerja, serta ekuilibrium dan deadweight loss di pasar monopsoni.

Ekuilibrium di Pasar Tenaga Kerja
1. EKUILIBRIUM DI PASAR TENAGA KERJA.

Ada dua hal yang perlu dicatat terkait bagaimana ekuilibrium upah ditentukan di pasar tenaga kerja: yang pertama, upah menyesuaikan keseimbangan permintaan dan penawaran tenaga kerja; sementara yang kedua, upah berada di level yang sama dengan VMPL (Value of Marginal Product of Labor).

Selasa, 25 September 2018

Sejarah Perkembangan Forum Kerjasama G20 (the Group of Twenty)

Dalam tulisan ini kita akan membahas latar belakang dan tujuan pembentukan forum kerjasama internasional yang dikenal dengan istilah G20 (the Group of Twenty), serta perkembangannya hingga kini.

Sejarah Perkembangan Forum Kerjasama G20 (the Group of Twenty)
Sesuai dengan namanya, kelompok G20 merupakan sebuah forum kerjasama multinegara yang terdiri dari 20 anggota, berisi 19 negara maju dan berkembang, serta perwakilan Uni Eropa (the European Union).

Adapun anggota G20 antara lain: Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brazil, China, India, Indonesia, Italia, Inggris, Jepang, Jerman, Kanada, Korea Selatan, Meksiko, Perancis, Rusia, Turki, serta Uni Eropa.

Jumat, 21 September 2018

Permintaan dan Penawaran di Pasar Tenaga Kerja (Labor Market)

Untuk topik kali ini hingga beberapa materi ke depan, kita akan belajar tentang pasar faktor produksi (market of production factor) atau pasar input.

Pasar Permintaan dan Penawaran Tenaga Kerja
Dalam ulasan ini, kita akan membahas pasar tenaga kerja (labor market) terlebih dahulu.

1. PENGERTIAN FAKTOR PRODUKSI.

Pada dasarnya, faktor produksi merupakan input yang digunakan dalam memproduksi barang dan/atau jasa.