Kamis, 14 Januari 2016

SDGs: isu perubahan iklim, sumberdaya kelautan, dan ekosistem bumi

Upaya menjaga dan mencegah dampak perubahan iklim (climate change) menjadi salah satu fokus utama dalam the Sustainable Development Goals (SDGs). Salah satu acuannya adalah kesepakatan Paris Agreement yang dihasilkan dalam konferensi mengenai perubahan iklim di Paris beberapa waktu lalu (the United Nations Framework Convention on Climate Change, 12 Desember 2015), yang mengupayakan penanggulangan pemanasan global (global warming).

SDGs: isu perubahan iklim, sumberdaya kelautan, dan ekosistem bumi
Karena pembangunan jangka panjang bergantung pada manajemen pemanfaatan sumberdaya alam di bumi, maka upaya melindungi dan menjaga penggunaan sumberdaya harus dilakukan (United Nations. Transforming Our World: The 2030 Agenda For Sustainable Development Goals, The United Nations Sustainable Development Summit 2015).

Tulisan ini merangkum tujuan ke-13 sampai dengan ke-15 SDGs. Berikut tujuan dan target-targetnya:



Tujuan Ke-13, mengambil aksi nyata untuk menanggulangi perubahan iklim beserta dampaknya.

Berikut target-targetnya:
  • memperkuat ketahanan dan kemampuan adaptasi atas efek buruk iklim dan bencana alam.
  • mengintegrasikan tindakan terkait perubahan iklim dalam kebijakan, strategi, dan perencanaan nasional.
  • meningkatkan pendidikan, kesadaran, serta kemampuan mitigasi perubahan iklim, mengurangi dampak perubahan iklim, serta meningkatkan sistem peringatan dini.
  • melaksanakan komitmen negara-negara maju untuk membantu kebutuhan negara-negara berkembang dalam program mitigasi, serta memastikan pelaksanaan the Green Climate Fund sesegera mungkin.
  • mempromosikan mekanisme peningkatan kapasitas perencanaan dan manajemen perubahan iklim secara efektif, terutama di negara belum berkembang.

Tujuan Ke-14, melestarikan pemanfaatan samudera, laut, dan sumberdaya kelautan untuk pembangunan jangka panjang.

Dibawah ini target-target yang hendak diwujudkan:
  • mencegah dan mengurangi polusi pada sumberdaya kelautan.
  • mengelola dan melindungi sumberdaya kelautan dan ekosistem disekitar laut sehingga mampu mencegah dampak negatif yang mungkin terjadi.
  • meminimalisir dan menghadapi dampak terjadinya proses oksidasi di samudera, terutama melalui kerjasama dibidang penelitian dan pengetahuan.
  • mengatur pemanfaatan sumberdaya kelautan, mengakhiri upaya pengambilan yang berlebihan, pengambilan ilegal, praktik-praktik yang merusak ekosistem, serta melaksanakan manajemen perencanaan berdasarkan ilmu pengetahuan untuk mengembalikan jumlah sumberdaya yang ada, hingga mampu memberikan manfaat jangka panjang.
  • melindungi setidaknya 10% wilayah laut dan sekitarnya, sesuai dengan hukum nasional dan internasional, berdasarkan pengetahuan yang bisa diandalkan.
  • melarang segala bentuk subsidi perikanan yang berkontribusi terhadap penangkapan yang berlebihan serta penangkapan ilegal, dan memastikan bahwa hal-hal yang terkait dengan persoalan tersebut sesuai dengan yang telah ditetapkan oleh the World Trade Organization (WTO).
  • meningkatkan manfaat ekonomis bagi negara-negara berkembang dan belum berkembang, khususnya melalui sumberdaya perikanan, keunikan budaya setempat, serta pariwisata.
  • meningkatkan pengetahuan, mengembangkan penelitian dan teknologi kelautan, serta memberi perhatian khusus terkait the Intergovernmental Oceanographic Commission Criteria and Guidelines on the Transfer of Marine Technology. Ini berguna untuk meningkatkan kondisi samudera agar menjadi lebih baik dan memberi manfaat dalam hal keanekaragaman hayati.
  • memberi akses untuk nelayan berskala kecil dalam pemanfaatan sumberdaya kelautan.
  • mendorong pelestarian samudera dan sumberdaya didalamnya dengan melaksanakan aturan internasional, seperti yang tertera dalam the United Nations Convention on the Law Of the Sea (UNCLOS), yang memberi kerangka kerja dalam upaya perlindungan dan pemanfaatan samudera dan sumberdaya didalamnya.

Tujuan Ke-15, melindungi, memulihkan, dan mempromosikan pemanfaatan jangka panjang atas ekosistem bumi, mempromosikan pengelolaan hutan, dan menghentikan degradasi tanah serta hilangnya keragaman hayati.

Target-target dari tujuan tersebut antara lain:
  • memastikan pelestarian, pemulihan, serta pemanfaatan ekosistem bumi dan sumber air tanah, khususnya hutan dan gunung, sesuai kesepakatan internasional.
  • mempromosikan pelaksanaan manajemen hutan, menghentikan penggundulan hutan, memulihkan hutan yang terdegradasi, serta meningkatkan upaya penciptaan hutan baru dan penghutanan kembali secara global.
  • melawan degradasi tanah dan memulihkan kerusakan tanah, termasuk yang terjadi akibat bencana kekeringan dan banjir.
  • memastikan terjaganya ekosistem gunung beserta keanekaragaman hayati didalamnya, dan meningkatkan manfaatnya bagi pembangunan jangka panjang.
  • melakukan aksi nyata untuk mengurangi degradasi habitat alam, menghentikan hilangnya aneka tumbuhan dan binatang, serta melindungi dan mencegah kepunahan spesies tertentu.
  • memastikan pengelolaan yang adil atas pemanfaatan sumberdaya yang bisa diwariskan dan menyediakan akses yang layak pada sumberdaya tersebut.
  • mengakhiri upaya perburuan liar dan perdagangan spesies yang dilindungi.
  • mengupayakan perlindungan dan pengurangan dampak negatif atas ekosistem tanah dan air yang disebabkan oleh spesies tertentu dengan mengendalikan atau membasmi spesies tersebut.
  • mengintegrasikan ekosistem dan keanekaragaman hayati kedalam perencanaan lokal dan nasional, serta menjadikannya strategi dalam pembangunan dan pengentasan kemiskinan.
  • memobilisasi dan meningkatkan sumber keuangan dalam melestarikan serta memanfaatkan ekosistem dan keanekaragaman hayati untuk tujuan jangka panjang.
  • memobilisasi sumber keuangan dalam rangka manajemen hutan dan memberikan insentif kepada negara-negara berkembang dalam upaya tersebut.
  • meningkatkan dukungan global untuk melawan perburuan liar dan perdagangan spesies yang dilindungi, termasuk dengan memanfaatkan komunitas lokal.

Demikian tujuan SDGs ke-13 hingga ke-15 beserta target-target yang hendak diwujudkan. **


ARTIKEL TERKAIT :
Melihat Progress Pelaksanaan Agenda the Sustainable Development Goals (SDGs)
Tantangan UNDP Mewujudkan Agenda the Sustainable Development Goals (SDGs)
Mempersoalkan Aktivitas Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing
SDGs: Perdamaian, Keadilan, dan Kerjasama Global untuk Pembangunan Jangka Panjang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar