Sustainable Development Goals: mewujudkan pembangunan yang berkesinambungan

Tuesday, January 5, 2016

Sustainable Development Goals: mewujudkan pembangunan yang berkesinambungan

The Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan sebuah cita-cita akan terwujudnya pembangunan yang berkesinambungan dalam jangka panjang. SDGs sendiri merupakan kelanjutan sekaligus perbaikan dari program sebelumnya, yakni the Millenium Development Goals (MDGs) (www.un.org).

Tujuan SDGs mencakup skala universal, dengan kerangka kerja (framework) yang utuh dalam membantu negara-negara di dunia menuju pembangunan berkelanjutan, melalui tiga pendekatan, yakni pembangunan ekonomi, keterbukaan dalam tatanan sosial, serta keberlangsungan lingkungan hidup.

Sustainable Development Goals: mewujudkan pembangunan yang berkesinambungan
Agenda SDGs bisa diterima dan diaplikasikan (applicable) oleh setiap bangsa, dengan tetap memperhitungkan keunikan masing-masing wilayah, misalnya kondisi riil, kapasitas dan tingkat pembangunan bangsa tersebut, serta skala prioritas dan kondisi politik didalamnya.

Adapun dalam SDGs terdapat 17 tujuan utama beserta sasaran-sasaran sebagai agenda universal yang hendak diwujudkan. Tulisan ini akan merangkum tujuan SDGs berikut sasaran-sasarannya. Dikarenakan banyaknya detil penjelasan dari setiap tujuan, maka tulisan akan disajikan dalam beberapa artikel terpisah.

Tujuan dan sasaran SDGs sendiri mencakup elemen-elemen penting kehidupan manusia dan keberadaan bumi sebagai tempat hidup. Bila digambarkan dengan terperinci, maka area tersebut bisa dijelaskan sebagai berikut:
  1. untuk kepentingan manusia (people). Dengan mengeliminasi kemiskinan dan kelaparan dalam setiap bentuk dan dimensi'nya, serta memastikan setiap manusia memperoleh kehormatan dan keadilan, serta lingkungan hidup yang sehat.
  2. untuk bumi (planet) sebagai tempat hidup. Dengan melindungi bumi dari degradasi (termasuk akibat konsumsi dan produksi), selanjutnya dengan mengelola sumber alam dan mengambil aksi nyata dalam menghadapi perubahan iklim (climate change), sehingga bumi mampu memenuhi kebutuhan generasi saat ini dan generasi mendatang.
  3. untuk kesejahteraan (prosperity). Dengan memastikan bahwa setiap insan bisa menikmati kesejahteraan dan mengisi hidup (secara ekonomi, sosial, maupun teknologi) dalam harmonisasi dengan lingkungan.
  4. untuk perdamaian (peace). Dengan mengembangkan perdamaian dan masyarakat terbuka (inclusive) yang bebas dari ketakutan dan kekerasan.
  5. untuk kemitraan (partnership). Dengan memobilisasi semua instrumen yang ada dalam mengimplementasikan agenda Global Partnership for Sustainable Development, berdasarkan pada semangat penguatan solidaritas global dan berfokus pada kebutuhan kaum miskin dan potensial miskin, serta melalui partisipasi semua negara dan masyarakatnya.
(Transforming Our World: The 2030 Agenda For Sustainable Development, The United Nations Summit, 2015).

Sekarang kita akan merangkum dua tujuan pertama SDGs beserta targetnya:

Tujuan Pertama, mengeliminasi kemiskinan dalam berbagai bentuk diwilayah manapun. Adapun target-targetnya adalah sebagai berikut:
  • mengurangi kemiskinan dimana saja (saat ini diukur dengan pendapatan kurang dari US$ 1.25 per hari).
  • mengurangi setidaknya separuh proporsi laki-laki dan perempuan dari setiap usia, yang hidup dalam kemiskinan dalam segenap aspek kehidupan (disesuaikan dengan kondisi setiap negara).
  • mengimplementasikan sistem perlindungan sosial secara nasional, termasuk untuk kaum miskin dan potensial miskin.
  • memastikan bahwa setiap individu memiliki hak setara atas sumberdaya ekonomi, akses pada kebutuhan hidup mendasar, teknologi, serta layanan finansial termasuk microfinance.
  • membangun situasi yang lebih kondusif bagi kaum miskin, memberikan perlindungan dari dampak suhu/cuaca yang ekstrim dan bencana lainnya.
  • mendorong mobilisasi sumberdaya yang ada untuk menghasilkan instrumen, khususnya di negara yang belum maju (least developed countries/LDCs), dalam mengimplementasikan program dan kebijakan untuk mengeliminisasi kemiskinan pada setiap dimensi.
  • menciptakan kerangka kebijakan pada skala nasional, regional, dan internasional yang melindungi kaum miskin, serta pendekatan yang menjunjung kesetaraan gender sebagai investasi penting dalam memerangi kemiskinan.

Tujuan Kedua, menanggulangi kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan peningkatan nutrisi, serta mempromosikan sektor agrikultur yang berkesinambungan. Sedangkan target-targetnya antara lain:
  • mengeliminasi kelaparan dan memastikan akses bagi semua orang, terutama kaum miskin dan anak-anak pada sumber makanan yang sehat, bernutrisi, dan cukup dalam ketersediaan.
  • mengakhiri semua bentuk malnutrisi dan memenuhi kebutuhan nutrisi untuk perempuan remaja, ibu hamil dan menyusui, serta mereka yang berusia lanjut.
  • melipatgandakan produktivitas dan income dari sektor agrikultur, utamanya bagi produsen berskala kecil.
  • memelihara aneka ragam benih, tanaman, binatang ternak dan sejenisnya, serta memastikan akses yang berkeadilan terhadap sumberdaya tersebut, dan kesempatan yang sama untuk memperoleh pengetahuan tentang sumberdaya dimaksud.
  • meningkatkan investasi, termasuk kerjasama internasional dalam pembangunan infrastruktur pedesaan, penelitian dibidang agrikultur, pengembangan teknologi, serta peningkatan kapasitas produksi agrikultur.
  • mengoreksi dan menjaga distorsi serta batasan-batasan dalam perdagangan di pasar agrikultur global, sesuai yang dimandatkan dalam the Doha Development Round.
  • menggunakan metode yang tepat untuk memastikan berfungsinya pasar komoditas pangan serta memberikan fasilitas dan akses atas informasi pasar.

Demikian dua tujuan pertama SDGs beserta target-target yang ingin dicapai. Untuk tujuan-tujuan yang lain, akan kita sajikan pada artikel berikutnya. **
ARTIKEL TERKAIT :
SDGs: Perdamaian, Keadilan, dan Kerjasama Global untuk Pembangunan Jangka Panjang
SDGs: isu perubahan iklim, sumberdaya kelautan, dan ekosistem bumi
Sumberdaya Air, Energi, Pertumbuhan Ekonomi, dan Infrastruktur pada Sustainable Development Goals
Kesehatan, Pendidikan, dan Kesetaraan Gender dalam Sustainable Development Goals

No comments:

Post a Comment