BELAJAR EKONOMI

begin

Thursday, August 25, 2016

Menyorot Aktivitas Illegal Logging, Kejahatan Lingkungan sekaligus Kejahatan Kemanusiaan

Pembalakan liar (illegal logging) merupakan salah satu tindak kejahatan yang merugikan banyak aspek, mulai dari lingkungan, pembangunan perekonomian, hingga masa depan dunia. Artikel ini akan membahas persoalan illegal logging yang terjadi dibeberapa wilayah dunia.

Menyorot Aktivitas Illegal Logging, Kejahatan Lingkungan sekaligus Kejahatan Kemanusiaan
Secara umum illegal logging bisa digambarkan sebagai aktivitas penebangan hutan, perdagangan kayu, serta transaksi hasil tebangan hutan yang dilakukan dengan melanggar hukum nasional dan/atau internasional.

Jika dilihat dari skala keterjadian, illegal logging bisa dikelompokkan menjadi dua jenis, yakni kejadian berskala kecil dan kejadian berskala besar. Dalam skala kecil, tindak pembalakan liar bisa dilakukan oleh perorangan atau kelompok individu (biasanya penduduk lokal sekitar area hutan) dengan alasan ekonomi (untuk memenuhi kebutuhan hidup). Sebaliknya, dalam skala besar, aktivitas illegal logging cenderung rapi dan terorganisir, serta memiliki niat jahat dari awal, yakni mengeruk keuntungan untuk kepentingan sendiri.

Tuesday, August 23, 2016

Memotret Madagaskar: Kemiskinan, Malnutrisi, dan Instabilitas Politik Dalam Negeri

Madagaskar (the Republic of Madagascar) merupakan sebuah negara kecil di kawasan Samudera Hindia (Indian Ocean), tepatnya di Semenanjung Afrika bagian selatan. Negara ini menampilkan keindahan alami sebagai sebuah pulau yang bersentuhan langsung dengan laut. Sayangnya tidak demikian dengan kondisi sosial-ekonomi masyarakatnya. Kemiskinan, tingginya angka kekurangan gizi (malnutrition), serta konstelasi politik dalam negeri menjadi contoh seriusnya problem yang dihadapi Madagaskar. Artikel ini akan mengupas kondisi domestik Madagaskar beserta isu-isu yanng melingkupinya.

Memotret Madagaskar: Kemiskinan, Malnutrisi, dan Instabilitas Politik Dalam Negeri
Dari perspektif geografis, Madagaskar memiliki luas area sekitar 587 ribu km2. Sebagai sebuah negara yang berbentuk pulau, negeri ini memiliki panorama yang sangat indah dengan habitat flora dan fauna yang beraneka ragam.

Selain mempunyai wilayah pesisir nan elok, Madagaskar dikaruniai perbukitan hijau yang menjadi habitat berbagai hewan eksotis, seperti lemur (sejenis primata) dan bermacam spesies burung.

Tuesday, August 16, 2016

Pemahaman tentang Official Development Assistance (ODA)

Bagi negara-negara berkembang dan negara-negara miskin, Official Development Assistance (ODA) menjadi alternatif pembiayaan dari pihak eksternal, yang dimanfaatkan untuk melaksanakan pembangunan sosial-ekonomi. Peran ODA sangat diperlukan oleh negara-negara tersebut karena tidak mencukupinya pendapatan nasional untuk membiayai pembangunan. Tulisan ini akan mengupas konsep Official Development Assistance (ODA) dan isu-isu seputar pemanfaatan ODA.

Pemahaman tentang Official Development Assistance (ODA)
Hakikat dan Tujuan Official Development Assistance (ODA).
Sebagai salah satu sumber pembiayaan, ODA dimanfaatkan sebagai alternatif dana, sebab untuk negara-negara kecil dan negara-negara yang tidak memiliki sumberdaya produksi, skema investasi melalui Foreign Direct Investment (FDI) kecil kemungkinannya berhasil menarik investor asing.

Dalam sejarahnya, ODA diperkenalkan sebagai sarana untuk membantu negara-negara berkembang dan negara-negara miskin dalam rangka peningkatan aktivitas perekonomian, melalui bantuan teknis dan finansial, serta bantuan lain terkait kebutuhan negara penerima.

Thursday, August 11, 2016

Melihat Pencapaian Luxemburg, Negara Kecil dengan Pendapatan per Kapita Tertinggi di Dunia

Luxemburg (Luxembourg), salah satu negara kecil di Benua Eropa, memiliki catatan-catatan yang mengesankan, terutama dalam bidang ekonomi dan perdagangan. Tulisan ini akan melihat kondisi perekonomian Luxemburg beserta keunggulan-keunggulan kompetitif yang dimilikinya.

Luxembourg Palace
Berada di bagian barat Eropa, Luxemburg termasuk dalam salah satu negara dengan wilayah terkecil di dunia, yakni dengan luas area sekitar 2,586 km2. Adapun total populasi penduduk Luxemburg pada 2015 kurang lebih sebesar 569 juta jiwa.

Pada tahun tersebut, total Gross Domestic Product (GDP) yang diperoleh negara ini mencapai US$ 57.79 milliar, dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 4%, dan besaran inflasi tahunan sebesar 0.5% .

Dari data tersebut dapat diketahui bahwa pendapatan per kapita nominal/GDP per capita (current US$) Luxemburg pada 2015 berkisar di angka US$ 101.45 ribu. Nilai ini menjadikan Luxemburg sebagai salah satu negara dengan perdapatan per kapita tertinggi di dunia (www.worldbank.org).

Tuesday, August 9, 2016

Konsep dan Masalah Pembangunan Infrastruktur

Luxemburg (Luxembourg), salah satu negara kecil di Benua Eropa, memiliki catatan-catatan yang mengesankan, terutama dalam bidang ekonomi dan perdagangan. Tulisan ini akan melihat kondisi perekonomian Luxemburg beserta keunggulan-keunggulan kompetitif yang dimilikinya.

Pembangunan Infrastruktur
Berada di bagian barat Eropa, Luxemburg termasuk dalam salah satu negara dengan wilayah terkecil di dunia, yakni dengan luas area sekitar 2,586 km2. Adapun total populasi penduduk Luxemburg pada 2015 kurang lebih sebesar 569 juta jiwa.

Pada tahun tersebut, total Gross Domestic Product (GDP) yang diperoleh negara ini mencapai US$ 57.79 milliar, dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 4%, dan besaran inflasi tahunan sebesar 0.5% .

Dari data tersebut dapat diketahui bahwa pendapatan per kapita nominal/GDP per capita (current US$) Luxemburg pada 2015 berkisar di angka US$ 101.45 ribu. Nilai ini menjadikan Luxemburg sebagai salah satu negara dengan perdapatan per kapita tertinggi di dunia (www.worldbank.org).

Thursday, August 4, 2016

Sekilas tentang the Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD)

OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development) merupakan salah satu organisasi multi negara yang didirikan untuk mempererat kerjasama dan pembangunan ekonomi antar negara demi mewujudkan stabilitas perekonomian yang berkelanjutan. Artikel ini akan meringkas sejarah dan peran OECD dalam mewujudkan misi-misinya.

Sekilas tentang the Organisation for Economic Co-operation and Development
Cikal bakal OECD dimulai ketika pemerintah Amerika Serikat yang diwakili oleh Menteri Luar Negeri pada saat itu, sekaligus pemenang Nobel Perdamaian 1953, George Marshall menyatakan bahwa Amerika Serikat mesti membantu perbaikan kondisi ekonomi dan sosial-politik dunia, pasca perang dunia kedua. Inisiatif tersebut dikemudian hari dikenal dengan istilah the Marshall Plan.

The Marshall Plan pada hakikatnya merupakan tawaran kepada negara-negara Eropa yang menyebutkan bahwa Amerika Serikat siap membantu negara-negara Eropa untuk melakukan pemulihan situasi pasca perang dunia kedua. Selain itu dinyatakan pula bahwa Amerika Serikat siap bekerjasama dalam mewujudkan pembangunan jangka pangjang bersama negara-negara Eropa (Wolfe, R, From reconstructing Europe to constructing globalization: the OECD in historical perspective, 2007).

Tuesday, August 2, 2016

Selandia Baru: Good Governance, Partisipasi Publik, dan The Lord of The Rings

Selandia Baru (New Zealand) merupakan salah satu negara di kawasan Pasifik dengan kekayaan alam yang memesona. Selain termasuk dalam kategori negara berpendapatan tinggi (high-income country), Selandia Baru juga memperoleh peringkat empat tertinggi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi menurut Transparency International (Transparancy International, 2015 Corruption Perseption Index). Pada tulisan ini kita akan mempelajari kondisi sosial-ekonomi Selandia Baru.

Selandia Baru: Good Governance, Partisipasi Publik, dan The Lord of The Rings
Menurut data Bank Dunia (the World Bank), total populasi penduduk Selandia Baru kurang lebih sebesar 4.59 juta jiwa pada 2015. Sementara dari sisi ekonomi, Selandia Baru menghasilkan Gross Domestic Product (GDP) sekitar US$ 173.7 milliar di tahun yang sama (data.worldbank.org).

Lebih jauh, usia harapan hidup rata-rata masyarakat Selandia Baru, untuk laki-laki mencapai 79 tahun dan perempuan 83 tahun. Hal ini mengindikasikan bahwa kualitas hidup dan kesehatan individu terpelihara dengan baik (Statistics New Zealand, New Zealand in Profile 2015, March, 2015).